Indikator-Indikator Analisis Fundamental Forex

Menjadi seorang trader forex pastilah diperlukan kemampuan untuk melihat dan menganalisa pergerakan harga untuk membantu trader mengambil keputusan yang akan membawa keuntungan. Karena salah satu teknik analisis yang digunakan adalah analisis fundamental. Analisis fundamental cocok diterapkan untuk transaksi dengan jangka waktu yang panjang. Karena, analisis ini melihat pergerakan harga dari segi ekonomi secara global. Selain ekonomi, sosial dan politik juga menjadi faktor yang memengaruhi analisis unfamental karena kondisi sosial dan polisik suatu negara akan berpengaruh pada nilai mata uang negara tersebut. Ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam analisis fundamental, yaitu:

Fundamental Dasar

Adalah hal-hal yang menunjukkan situasi ekonomi suatu negara yang dapat dilihat melalui berita yang disiarkan secara berulang yang bisa menggerakkan pasar. fundamental dasar dapat memengaruhi trend secara besar, namun hanya bersifat sementara.

Fundamental Besar

Adalah hal-hal yang dapat memengaruhi pergerakan pasar secara tidak terduga dan tidak terencana. Berbanding balik dengan fundamental dasar, fundamental besar memiliki informasi yang lebih sulit untuk diperoleh.

Indikator Analisis Fundamental

indikator analisis fundamental forex
  1. Tingkat Suku Bunga. Tingkat suku bunga atau interes rate adalah perubahan besran tingkatan suku bunga simpanan antarbank. Pasar forex biasanya akan memberikan reaksi terhadap tingkat suku bunga dan inflasi. Jika tingkat inflasi meningkat, bank sentral akan menaikkan suku bunga yang menyebabkan sedikitnya uang yang beredar karena masyarakat akan lebih memilih untuk menyimpan di bank. Dengan begitu, maka banyaknya jumlak uang yang masuk akan menjadikan nilai mata uang tersebut menjadi naik.
  2. Gross Domestic Product. GDP atau gross domestic product adalah data ekonomi yang beguna untuk melihat nilai produksi suatu negara. GDP adalah total pendapatan negara yang terdiri dari tingkat investasi, konsumsi, dan biaya bersih ekspor.
  3. Indeks Biaya Hidup. Indeks biaya hidup adalah indikator ekonomi yang mengukur biaya hidup serta peningkatan harga terhadap barang atau jasa tertentu. Hal ini berguna untuk mengidentifikasi tingkat inflasi yang berpengaruh pada besarnya obligasi dan tingkat suku bunga.
  4. Indeks Kepercayaan Konsumen. Indeks kepercayaan konsumen adalah data yang menunjukkan tingkat kepercayaan konsumen pada perekonomian negara yang akan membuat nilai mata uang negara tersebut semakin meningkat.
  5. Tingkat Pengangguran. Tingkat pengangguran adalah indikator ekonomi yang memperlihatkan data pencari kerja yang akan menunjukkan buruknya ekonomi suatu negara. Ketika pengangguran semakin banyak, maka pertumbuhan ekonomi akan melambat, dan nilai mata uang akan menjadi lemah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.