Exchange Coincheck adalah dompet bitcoin Jepang dan layanan pertukaran yang berkantor pusat di Tokyo, Jepang, didirikan oleh Koichiro Wada dan Yusuke Otsuka. Ini mengoperasikan pertukaran antara bitcoin, eter dan mata uang fiat di Jepang, dan transaksi dan penyimpanan bitcoin di beberapa negara.
Pada April 2018, Coincheck diakuisisi oleh Monex Group seharga 3,6 miliar yen. (US33,4 juta)
Coincheck sejak 2016 telah menjadi nama merek dagang dari perusahaan pemasok numismatik yang berlokasi dan merek dagang terdaftar di Amerika Serikat sejak 2016.
History
Coincheck dimulai pada Agustus 2014 dan dioperasikan oleh Coincheck, inc. (sebelumnya ResuPress, inc) (didirikan pada 2012). Saat itu ada lebih dari 2.200 pedagang yang menggunakan solusi pembayaran bitcoin mereka, hanya di Jepang. Coincheck adalah anggota JBA (Japan Blockchain Association) dan secara aktif membantu membangun standar penggunaan komunitas bitcoin Jepang dengan pemerintah.
Coincheck bermitra dengan SEKAI untuk mendukung investor China, Hong Kong, dan Taiwan untuk membeli real estat Jepang dengan bitcoin.

Insiden Peretasan Exchange Coincheck 2018
Pada Januari 2018, Coincheck diretas dan sekitar 500 juta token NEM ($530 juta) dicuri. Mata uang tersebut ditransfer melalui total sembilan belas akun, salah satunya ditemukan tidak memiliki hubungan dengan peretas.
Peretasan itu menyebabkan dua kelompok perdagangan mata uang kripto Jepang bergabung menjadi organisasi swa-regulasi baru. Badan Jasa Keuangan mengambil tindakan administratif dengan memerintahkan Coincheck untuk meningkatkan praktik keamanannya, tetapi tidak memerintahkan pertukaran untuk ditutup karena kekhawatiran akan perlindungan penggunanya. Coincheck awalnya mengumumkan bahwa mereka mungkin tidak dapat memberikan kompensasi kepada semua pengguna yang terkena dampak peretasan, tetapi kemudian exchange coincheck mengumumkan bahwa mereka akan membayar kembali 260.000 pengguna yang terkena dampak dalam yen Jepang menggunakan modalnya sendiri. Pada Februari 2021, Kantor Kejaksaan Umum Tokyo telah mendakwa 31 orang atas keterlibatan mereka ke dalam transaksi token NEM yang dicuri. Secara total, orang-orang ini mengubah sekitar 18,8 miliar yen koin curian menjadi mata uang kripto lainnya.

Dari artikel ini saya baru sadar kalau Coincheck sempat diakuisisi Monex Group 3,6 miliar yen setelah insiden peretasan NEM 500 juta token—dan meski awalnya ragu, mereka akhirnya tetap kompensasi 260.000 user pakai modal sendiri. Itu langkah yang cukup berani. Saya jadi penasaran, di Indonesia kalau ada exchange kena hack dan tidak sanggup bayar ganti rugi, bagaimana nasib penggunanya? Semoga kasus ini jadi pelajaran buat semua platform untuk lebih serius ngurus keamanan dana nasabah.