Untuk memprediksi atau memperkirakan naik turunnya harga bitcoin, Anda dapat melakukan teknik yang terdiri dari dua jenis, yaitu analisis fundamental dan analisis teknikal. Berikut penjelasannya:
Analisa Fundamental
Analisis fundamental adalah teknik untuk memprediksi harga berdasarkan suatu kejadian yang sekiranya berpengaruh bagi naik atau turunnya harga bitcoin. Analisis fundamental terdiri dari beberapa faktor, yaitu:
- Faktor kebijakan pemerintah. Letak mayoritas sirkulasi keberadaan bitcoin tergantung pada kebijakan pemerintah. Pemerintahan di tempat di mana bitcoin mendominasi, akan memberikan pengaruh naik turunnya harga melalui pemberitaan seputar bitcoin yang disebar ke seluruh masyarakat. Jika berita yang tersebar adalah berita baik, maka harga akan naik. Jika berita yang tersebar adalah berita butuk, maka harga akan turun.
- Faktor ekonomi. Suatu negara yang mengalami krisis ekonomi, akan mempengaruhi perubahan harga pada bitcoin. Misal, di suatu negara mengalami krisis ekonomi dan melakukan pembekuan ATM atau bank di negara tersebut. Alhasil masyarakat tidak bisa melakukan transaksi dengan mata uang mereka, dan beralih menggunakan bitcoin. Pembelian bitcoin dalam jumlah besar dan waktu yang singkat akan berpengaruh besar bagi pergerakan harga bitcoin.
- Faktor sosial budaya. Sosial dan budaya suatu negara dapat mempengaruhi harga bitcoin. Misal, suatu perayaan yang membuat masyarakat membutuhkan dana sehingga menjual bitcoin, atau sulitnya masyarakat membeli bitcoin karena aktivitas perbankan ditutup.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal adalah sebuah teknik analisis di mana Aanda akan memprediksi pergerakan harga melalui pembacaan grafik. Grafik untuk melakukan analisis teknikal ada beberapa macam, yaitu:

- Candlestick. Candlestick adalah grafik yang bentuknya menyerupai lilin yang mudah dibaca. Grafik ini umumnya dijadikan alat untuk mengindikasi pergerakan harga secara global. Dengan grafik ini, Anda akan mudah melihat pergerakan naik turunnya harga.
- Bollinger Bands. Bollinger bands adalah suatu indikator yang dapat digunakan untuk membaca pergerakan harga yang digunaan untuk mengukur volatilitas pada pasar. yang dapat dilihat dari bollinger bands adalah ramai atau tidaknya suatu pasar.
- Simple Moving Average. Simple moving average adalah sebuah indikator yang membantu Anda untuk menentukan tren pergerakan harga yang akan terjadi. Umumnya, simple moving average akan memperhalus pergerakan harga dalam rentang waktu yang ditentukan sehingga akan mempermudah Anda.
Analisis On-Chain 2026: MVRV, SOPR, dan Puell Multiple
Selain analisis fundamental dan teknikal klasik, investor kripto modern juga menggunakan analisis on-chain — yaitu analisis data yang tercatat langsung di blockchain. Metrik on-chain memberikan gambaran objektif tentang perilaku investor, siklus pasar, dan potensi titik balik harga.
MVRV Z-Score: Apakah Bitcoin Overvalued atau Undervalued?
MVRV (Market Value to Realized Value) Z-Score membandingkan kapitalisasi pasar Bitcoin dengan kapitalisasi realisasi (harga saat koin terakhir dipindahkan). Ketika MVRV Z-Score berada di atas 7 (zona merah), pasar biasanya berada di puncak siklus (overvalued). Sebaliknya, nilai di bawah 0 (zona hijau) menandakan pasar sedang berada di dasar (undervalued).
Sepanjang 2024–2026, MVRV Z-Score beberapa kali menyentuh zona hijau setelah koreksi pasar, memberikan sinyal beli yang akurat. Data on-chain menunjukkan bahwa siklus Bitcoin masih mengikuti pola historisnya — meskipun dengan volatilitas yang semakin menurun seiring bertambahnya likuiditas pasar.
SOPR: Rasio Keuntungan Spent Output
SOPR (Spent Output Profit Ratio) mengukur apakah pemegang Bitcoin menjual dalam posisi untung (SOPR > 1) atau rugi (SOPR < 1). SOPR di bawah 1 yang disertai dengan volume tinggi sering menjadi indikasi capitulation — yaitu saat investor menjual dengan kerugian besar, yang biasanya menandai dasar pasar. Pada awal 2026, SOPR menunjukkan pola akumulasi yang mirip dengan periode sebelum kenaikan besar sebelumnya.
Puell Multiple: Siklus Penambang
Puell Multiple membandingkan pendapatan penambang (dalam USD) terhadap rata-rata 365 hari. Ketika Puell Multiple berada di bawah 0,5, penambang dalam tekanan — ini sering menjadi sinyal bottom. Setelah halving 2024, Puell Multiple sempat menyentuh zona ini, diikuti oleh reli harga yang signifikan.
Gabungan analisis fundamental, teknikal, dan on-chain memberikan gambaran yang lebih komprehensif. Untuk data proyeksi harga terkini, kunjungi Proyeksi Harga Bitcoin Q3 2026. Pelajari juga Bollinger Bands Squeeze Bitcoin: Prediksi Breakout Q3 2026 dan Strategi Moving Average 99 untuk Crypto Long-term untuk memperkuat analisis teknikal Anda.

Satu pemikiran pada “Analisis Fundamental dan Teknikal untuk Harga Bitcoin”