Breaking
7 Saham Dividen Blue Chip BEJ dengan Yield di Atas 5% (Juni 2026)

7 Saham Dividen Blue Chip BEJ dengan Yield di Atas 5% (Juni 2026)

Oleh Kripto Master 25 Juni 2026

Di tengah ketidakpastian suku bunga global yang masih fluktuatif pada Juni 2026, investor mencari alternatif investasi yang memberikan passive income stabil. Saham dividen blue chip BEJ menjadi pilihan menarik. Terutama bagi yang mengincar yield di atas 5% per tahun.

Berbeda dengan deposito yang return-nya cenderung menurun, saham dividen blue chip menawarkan potensi pertumbuhan modal sekaligus aliran kas rutin. Artikel ini akan membahas 7 saham dividen blue chip yang layak dipertimbangkan berdasarkan fundamental dan konsistensi distribusi dividen.

Mengapa Saham Dividen Blue Chip BEJ Layak Dipilih

Saham blue chip adalah saham dari perusahaan besar dengan reputasi solid. Mereka memiliki beberapa keunggulan:

  • Stabilitas fundamental — Arus kas bisnis cenderung kuat di berbagai kondisi ekonomi
  • Konsistensi dividen — Riwayat pembayaran dividen yang panjang dan stabil
  • Likuiditas tinggi — Mudah dijual-beli di pasar sekunder
  • Transparansi — Laporan keuangan audited dan keterbukaan informasi yang baik

Pada tahun 2026, strategi investasi defensif seperti memilih saham dividen menjadi semakin relevan. Terutama ketika Bank Indonesia masih mempertimbangkan kebijakan moneter yang hati-hati.

Kriteria Seleksi Saham Dividen yang Dipertimbangkan

Sebelum masuk ke daftar saham, berikut kriteria yang digunakan dalam pemilihan:

  • Dividend Yield di atas 5% — Mengungguli deposito dan obligasi pemerintah
  • Payout Ratio wajar — Di bawah 80% agar bisnis tetap terawatt
  • Konsistensi dividen — Minimal 3-5 tahun berturut-turut membagikan dividen
  • DER (Debt to Equity Ratio) rendah — Menunjukkan kesehatan keuangan
  • ROE (Return on Equity) stabil — Minimal 15% per tahun

7 Saham Dividen Blue Chip BEJ dengan Yield di Atas 5%

1. PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI)

BBRI konsisten membagikan dividen dengan yield menarik. Sebagai bank terbesar kedua di Indonesia, BRI memiliki jaringan micro banking yang kuat.

  • Harga per lembar (Juni 2026): Rp 5.250
  • Dividen per saham (DPS): Rp 320
  • Dividend Yield: 6,1%
  • Payout Ratio: 65%
  • ROE: 18,2%

Dengan bunga kecil (KUR) yang terus berkembang, BBRI menunjukkan pertumbuhan kredit yang solid. Diversifikasi bisnis ke digital banking juga mendukung prospek jangka panjang.

2. PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM)

Telkom adalah raksasa telekomunikasi yang tidak pernah absen membagikan dividen. Bisnisnya defensif karena masyarakat tetap membutuhkan komunikasi.

  • Harga per lembar (Juni 2026): Rp 3.600
  • Dividen per saham (DPS): Rp 270
  • Dividend Yield: 7,5%
  • Payout Ratio: 70%
  • ROE: 22,4%